Monday, 25 May 2009

Doing as well as possible

Judul diatas saya sadur dari buku mikro ekonomi karangan dosen saya. Digunakan untuk pasar persaingan sempurna apabila ingin bertahan dalam jangka panjang dalam pasar. Dikarenakan dalam pasar persaingan sempurna, penjual bebas keluar masuk pasar, dan informasi antara penjual dan pembeli bersifat perfect, maka tidak ada cara lain bagi produsen dalam pasar persaingan sempurna yang ingin menghasilkan laba maksimal melainkan dengan jalan memaksimalkan quantity (Jumlah Barang yang diproduksi).

Judul diatas saya sadur dari buku mikro ekonomi karangan dosen saya. Digunakan untuk pasar persaingan sempurna apabila ingin menghasilkan laba maksimal. dikarenakan dalam pasar persaingan sempurna, penjual bebas keluar masuk pasar, dan informasi antara penjual dan pembeli bersifat perfect, maka tidak ada cara lain bagi produsen dalam pasar persaingan sempurna yang ingin menghasilkan laba maksimal melainkan dengan jalan memaksimalkan quantity (Jumlah Barang yang diproduksi).

TIdak seperti perusahaan Monopoli yang selalu mendapatkan efisiensi dari proses produksi, penjual dalam pasar persaingan sempurna hanya akan dapat bertahan dalam jangka panjang dengan cara "doing as well as possible". Karena mereka adalah price taker, bukan price setter seperti perusahaan-perusahaan Monopolis yang dapat menentukan harga di pasar. Ibarat pekerjaan mungkin penjual dari pasar persaingan sempurna seperti buruh yang di bayar perjam kali ya... jadi ketika mereka ingin upah yang lebih tidak ada pilihan lain kecuali menambah jam kerja mereka. Jika mereka kelihatan malas dalam bekerja bukan tidak mungkin mereka akan dipecat oleh sang atasan. Dan mereka tidak bisa menawar untuk kenaikan gaji mereka karena posisi mereka, tidak seperti pada level manajemen yang relatif lebih mudah menentukan nilai insentif.

(sesaat menjelang ujian mikroekonomi semester 2)

0 comments: